MSCI Kemungkinan Pertahankan Kasta IHSG, Namun Bobot Dipangkas
Muhammad Fikri
16 April 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali naik signifikan, kembali masuk kisaran 7.600 setelah sebelumnya sempat bergerak di kisaran 6.900. Meski demikian, badai bukan berarti telah berakhir.
Bursa saham domestik masih berisiko terpapar efek penurunan bobot sejumlah saham konglomerasi setelah rebalancing MSCI. IHSG juga masih tertekan sentimen geopolitik dan risiko membesarnya defisit anggaran.
“IHSG telah bangkit secara signifikan selama sepekan terakhir, naik +9% dari level terendahnya di 7.000 ke kisaran 7.600 saat ini, walaupun masih turun 16% dari level tertinggi sepanjang masa (all-time high) di posisi 9.100,” tulis analis Algo Research Alvin Baramuli, dikutip Kamis (16/4/2026).
Fokus pasar kini tertuju pada pengocokan ulang (rebalancing) indeks MSCI pada Mei 2026 yang diyakini bakal memangkas bobot Indonesia.
Konsensus pasar memang meyakini Indonesia tetap akan bertahan di kategori Emerging Market (EM) dan terhindar dari degradasi ke Frontier Market berkat perbaikan transparansi. "Namun, pengurangan bobot investasi secara agregat sulit dihindari," imbuh Alvin.






























