Sejumlah saham konglomerasi seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memiliki potensi paling besar untuk terdepak, tergantung pada metodologi final MSCI dalam menghitung data granular terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tekanan terhadap bobot Indonesia kian nyata seiring dengan kenaikan kelas (upgrade) Vietnam dan Yunani menjadi Emerging Market. Masuknya kedua negara ini akan menyedot alokasi dana asing yang selama ini parkir di Indonesia.
Sentimen geopolitik juga tetap menjadi variabel liar. Meskipun AS dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang berakhir pekan depan, situasi di Selat Hormuz masih penuh ketidakpastian. Gangguan rantai pasok global yang melebihi delapan minggu dikhawatirkan akan memicu kerusakan permintaan (demand destruction) secara masif.
Di sisi domestik, kesehatan fiskal Indonesia berada dalam titik kritis. Per Maret 2026, defisit anggaran telah mencapai 0,93% dari PDB (Rp240 triliun), melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 0,4% (Rp100 triliun).
Dengan asumsi harga minyak di level US$100 per barel—jauh di atas asumsi US$70—pemerintah diprediksi akan merevisi APBN pada Agustus mendatang. Risiko kenaikan harga BBM bersubsidi membayangi untuk menahan laju defisit agar tidak menjebol batas 3%, sebuah langkah yang berisiko memicu stagflasi.
Algo Research memproyeksikan IHSG akan bergerak mendatar (sideways) dalam rentang 7.300 hingga 8.000 dalam jangka menengah. Berbeda dengan tahun 2022 di mana harga komoditas melambung tinggi, tahun ini potensi kenaikan dari sektor batu bara dan nikel lebih terbatas akibat harga global yang melandai dan rencana kenaikan royalti oleh pemerintah.
Meski demikian, strategi tactical buy masih relevan didorong oleh beberapa katalis; Pertama, mengenai diskusi kemitraan dagang dan tarif melalui pertemuan AS-China pada Mei 2026. Kedua, perbaikan laba emiten, terutama sektor emas dan tembaga, di tengah ekspansi korporasi dan aksi strategis di sektor perbankan. Terakhir, harapan de-eskalasi konflik permanen di Timur Tengah.
(dhf)































