Logo Bloomberg Technoz

Detail Revisi Harga Patokan Nikel hingga Bauksit, Berlaku Besok

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 April 2026 11:00

Sampel ore nikel./Bloomberg-Carla Gottgens
Sampel ore nikel./Bloomberg-Carla Gottgens

Bloomberg Technoz, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengubah harga patokan mineral (HPM) untuk penjualan komoditas mineral logam, termasuk bijih nikel dan bijih bauksit.

Aturan tersebut tertung di dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 144/2026 tentang Perubahan atas Kepmen ESDM 268.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu Bara. Aturan itu berlaku efektif mulai 15 April 2026.

Berdasarkan dokumen milik Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM melakukan penyesuaian terhadap corrective factor (CF) dan penambahan mineral ikutan pada HPM bijih nikel.


Lalu, Kementerian ESDM juga melakukan pengurangan faktor silika pada HPM bijih bauksit. Selain itu, kementerian mengubah satuan HPM dari US$ per ton kering atau dry metrc ton (dmt) menjadi US$ per ton basah atau wet metric ton (wmt) pada HPM bijih mineral dan pasir besir.

Adapun, perubahan satuan HPM tersebut berlaku pada; bijih nikel, bijih bauksit, bijih kobalt, bijih timbal, bijih seng, bijih konsentrat besi, bijih tembaga, bijih mangan, bijih koram, dan pasir besi.

Sampel bijih nikel./Bloomberg-Carla Gottgens