Logo Bloomberg Technoz

Rumah CEO OpenAI Dilempar Molotov, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Merinda Faradianti
12 April 2026 09:20

Founder OpenAI, Sam Altman. (Dok: Bloomberg)
Founder OpenAI, Sam Altman. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rumah CEO OpenAI, Sam Altman di San Francisco, Amerika Serikat (AS) menjadi sasaran serangan bom molotov pada Jumat, 10 April dini hari waktu setempat.

Mengutip laporan media lokal setempat, Minggu (12/4/2026) seorang pria berusia 20 tahun diduga melempar bom molotov ke kediaman Altman sekitar pukul 04.12 pagi. Bom tersebut menyebabkan kebakaran kecil di bagian luar properti sebelum pelaku melarikan diri.

Kepolisian San Francisco menyatakan insiden tersebut sebagai bagian dari penyelidikan kebakaran, dengan api dilaporkan muncul di gerbang luar rumah. Kepolisian setempat melaporkan, tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.


Sekitar satu jam setelah kejadian, aparat kembali menerima laporan terkait ancaman pembakaran di kawasan Mission Bay, lokasi kantor pusat OpenAI. Polisi kemudian mengenali pelaku sebagai orang yang sama dan langsung melakukan penangkapan.

Dalam pernyataan resminya, OpenAI mengonfirmasi insiden tersebut sekaligus memastikan kondisi tetap aman.