“Pagi ini seseorang melempar bom molotov ke rumah Sam Altman dan juga membuat ancaman ke kantor pusat kami di San Francisco. Syukurlah tidak ada yang terluka,” kata juru bicara OpenAI.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat kepolisian serta menyatakan tengah bekerja sama dalam proses penyelidikan.
Sebagai langkah antisipasi, OpenAI meningkatkan pengamanan di sekitar kantor mereka. Karyawan juga diinformasikan bahwa tidak ada ancaman langsung terhadap operasional perusahaan maupun kantor lainnya.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, yang dalam beberapa waktu terakhir memicu perdebatan global, baik dari sisi manfaat maupun potensi risikonya.
(mef/wep)


























