Logo Bloomberg Technoz

Penawaran Blok Migas Ramai pada Era Perang, RI Siap Bersaing?

Pramesti Regita Cindy
11 April 2026 18:30

(Dok. PHE)
(Dok. PHE)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal menilai prospek penawaran blok minyak dan gas bumi (migas) Indonesia akan menghadapi persaingan yang kian ketat di tengah ketidakpastian konflik global.

Sejalan dengan apa yang terjadi tersebut, dia lantas mendorong pemerintah untuk memperkuat daya tarik investasi dengan menambah data lapangan migas yang ditawarkan kepada investor.

"[Menawarkan Blok kita] iya sah-sah saja, bukan berarti industri Migas itu akan mati. Masih banyak ada aja peminat. Cuma persaingan akan makin ketat," kata Moshe saat dihubungi, dikutip Sabtu (11/4/2026).


"Bagaimana kita mempersiapkan penawaran blok ini, sehingga si investor itu akan lebih tertarik? Cara mempersiapkannya adalah dengan menambah data. Makin banyak data kalau kita di penawaran blok migas, makin banyak data makin mengurangi risiko. Jadi makin lebih pasti," jelasnya.

Dia menilai pengumpulan data seperti survei seismik masih bergantung kepada pihak ketiga. Untuk itu, dia meminta agar pemerintah juga perlu aktif berinvestasi untuk mengumpulkan serta memperkaya data tersebut.