Logo Bloomberg Technoz

UNIFIL: Kopda Farizal Rhomadhon Terkena Serangan Tank Israel

Dovana Hasiana
08 April 2026 09:50

Misi perdamaian UNIFIL (Dok. UNIFIL)
Misi perdamaian UNIFIL (Dok. UNIFIL)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Stephane Dujarric memaparkan temuan awal investigasi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terhadap insiden yang menyebabkan gugurnya Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon pada akhir Maret lalu. 

Berdasarkan bukti yang tersedia, insiden pada 29 Maret 2026 terjadi karena proyektil peluru utama tank kaliber 120 mm ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel dari arah timur, menuju Ett Taibe. Hal ini ditemukan berdasarkan analisis lokasi dampak dan khususnya fragmen proyektil yang ditemukan di posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa 7-1. 

"Perlu diingat bahwa untuk mengurangi risiko terhadap personel Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNIFIL kembali telah memberikan koordinat seluruh posisi dan fasilitasnya kepada Pasukan Pertahanan Israel pada 6 Maret dan 22 Maret," ujar Dujarric dalam siaran pers, Rabu (08/04/2026). 


Dujarric mengatakan ini merupakan temuan berdasarkan bukti fisik awal. Sementara, proses investigasi penuh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa masih berlangsung, termasuk prosedur yang diperlukan serta keterlibatan dengan para pihak terkait untuk memahami konteks dan keadaan secara menyeluruh di tengah situasi permusuhan yang masih berlangsung. Dujarric mengatakan Dewan Penyelidikan akan dibentuk untuk kasus tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku di PBB.

"Kami kembali menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga para penjaga perdamaian yang gugur dan kepada Pemerintah Indonesia. Kami juga berharap seluruh pihak turut mendoakan pemulihan penuh bagi semua yang terluka dalam insiden ini maupun insiden lainnya," ujarnya.