Kedua, menyusul tren kenaikan ribuan persen dalam sebulan perdagangan, muncul nama token kripto Bittensor TAO yang berhasil menguat mencapai 67% menjadi U$303,46 didorong oleh sentimen revolusioner Artificial Intelligence.
Bittensor TAO adalah sebuah protokol open–source yang menunjang jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain, dilatih kolaboratif dan diberi imbalan dalam bentuk TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka kontribusikan kepada jaringan secara keseluruhan.
Adapun visi TAO adalah menciptakan pasar murni untuk Artificial Intelligence masa depan, sebuah ekosistem berbasis insentif di mana konsumen dan produsen dari komoditas bernilai ini dapat berinteraksi dalam lingkungan yang tanpa kepercayaan (trustless), terbuka, dan transparan. Di mana pada Maret kemarin, ekspansi subnet dan kemajuan model AI secara signifikan meningkatkan penggunaan jaringan serta permintaan token.
Terlebih lagi, CEO NVIDIA, Jensen Huang, turut meningkatkan kredibilitas Bittensor TAO ini, menarik perhatian institusional yang lebih luas sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap pelatihan AI terdesentralisasi para partisipan jaringan Bittensor.
Sementara itu, Bitcoin sebagai mata uang Aset Kripto paling berharga di dunia ini kenaikannya terbatas. Data mencatat hanya menguat 4,81% dalam sebulan perdagangan berdasarkan data CoinMarketCap. Dibatasi oleh sentimen inflasi energi dan eskalasi perang di Timur Tengah.
Perang AS–Israel dengan Iran mendorong harga minyak melejit ke atas US$100, mengubah ekspektasi pasar dari pemangkasan bunga menjadi potensi kenaikan suku bunga acuan, membuat Bitcoin kehilangan daya tarik dibanding aset safe–haven tradisional.
Menguatnya Bitcoin sejatinya ditopang oleh pidato Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, yang menyatakan Bank Sentral saat ini cenderung mengabaikan guncangan harga minyak jangka pendek dan tetap fokus pada ekspektasi inflasi yang masih terkendali.
Nada sedikit positif tersebut membuat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sepanjang tahun 2026 turun tajam dari 25% menjadi hanya 5% menurut data CME FedWatch Tools, memberikan sedikit ruang bernapas bagi pasar finansial global, menyitir riset Ajaib Kripto.
Selain DeXe dan TAO, Aset Kripto tercuan lainnya dengan return tinggi dalam sebulan:
- DeXe DEXE harga hari ini US$7,98, menguat 124%
- Bittensor TAO harga hari ini US$303,46, menguat 67%
- MemeCore M harga hari ini US$2,47, menguat 65,84%
- Artificial Superintelligence Alliance FET harga hari ini US$0,2289, menguat 54%
- JUST JST harga hari ini US$0,06413, menguat 34%
- Render RENDER harga hari ini US$1,71, menguat 27,44%
- Algorand ALGO harga hari ini US$0,09984, menguat 15,41%
- Chiliz CHZ harga hari ini US$0.04045, menguat 15%
- Sun (Token Baru) SUN harga hari ini US$0,01813, menguat 14,16%
- Bitcoin BTC ditutup di posisi US$67.705, menguat 4,81%
5 Aset Kripto melemah hingga masuk ke dalam jajaran top losers:
- Decred DCR harga hari ini US$19,57, melemah 35,13%
- Worldcoin WLD harga hari ini US$0,2683, melemah 33,67%
- Ethena ENA harga hari ini US$0,08504, melemah 24,95%
- Sei SEI harga hari ini US$0,05266, melemah 23,42%
- Morpho MORPHO harga hari ini US$1,5, melemah 21,66%
(fad/wep)






























