Namun, untuk pembangunan di Tanah Abang, Ara menyinggung jika BUMN, dalam hal ini KAI hanya menjadi penyediaan lahan. Pembangunan direncanakan bekerja sama dengan swasta sebagai bagian dari program corporate sosial responsibility (CSR) atau tanggunjawab sosial dan lingkungan (TJSL).
"Nanti hari Minggu [5/1/2026] saya akan hadir bersama Pak Dirut KAI di lokasi yang ditentukan untuk membangun rumah kolaborasi antara KAI dan swasta, konteksnya tanah tetap punya KAI, tapi nanti yang bangun adalah CSR dari swasta," kata dia.
Kementerian PKP bersama BP BUMN sebelumnya juga telah melakukan peninjauan lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Bantaran rel kereta api (KA) Senen, Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama dengan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria pada lahan seluas 1,4 hektare milik InJourney Airports.
Proyek tersebut ditargetkan bakal mulai dilakukan konstruksi atau groundbreaking pada Mei 2026.
(ain)































