Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG dan Bursa Saham Asia Kompak Menguat

Muhammad Julian Fadli
01 April 2026 11:45

Ilustrasi bursa Asia (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi bursa Asia (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat sepanjang perdagangan hari ini. Indeks Komposit bergerak searah dengan mayoritas Bursa Saham Asia yang juga euforia di zona hijau.

Pada Rabu (1/4/2026), IHSG berada di posisi 7.157 pada pukul 11:20 WIB. Melejit 1,54% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan IHSG senada dengan sejumlah Bursa Asia yang menghijau. Indeks KOSPI (Korea Selatan), KOSDAQ (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), TAIEX (Taiwan), TOPIX (Jepang), SENSEX (India), Hang Seng (Hong Kong), Straits Times (Singapura), Ho Chi Minh Stock (Vietnam), PSEI (Filipina), SETI (Thailand), CSI 300 (China), Shanghai Comp. (China), Shenzhen Comp. dan KLCI (Malaysia) yang berhasil menguat masing–masing mencapai 7,64%, 5,95%, 4,49%, 4,41%, 4,11%, 2.37%, 1,97%, 1,83%, 1,78%, 1,68%, 1,44%, 1,43%, 1,36%, 1,23%, dan 0,87%.


Kabar terbaru dari negara Iran menjadi angin segar bagi Bursa Asia, utamanya bagi emerging market termasuk Indonesia.

Kantor berita resmi Iran melaporkan adanya percakapan telepon antara Presiden Uni Eropa Antonio Costa dan Presiden Masoud Pezeshkian, yang mengatakan– Republik Islam Iran memiliki “Kemauan yang diperlukan untuk mengakhiri perang ini,” namun hanya dengan jaminan “untuk mencegah terulangnya agresi.”