Kementerian Pertahanan membenarkan adanya prajurit TNI pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang menjadi korban perang Israel vs Lebanon. Pemerintah mengonfirmasi ada tambahan empat anggota Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga); dua personel meninggal dunia, dan dua personel lainnya luka berat.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, dua anggota TNI yang gugur di Lebanon Selatan adalah Kapten Zulmi; dan Sersan Satu (Sertu) Ihwan. Dua anggota yang mengalami luka berat adalah Kapten Sulthan dan Prajurit Kepala (Praka) Deni.
Empat anggota Indonesian Task Force Bravo tersebut berada dalam kendaraan yang memimpin konvoi pengawalan Combat Support Service Unit Spanyol di Bani Hayyan, Lebanon Selatan, pukul 11 waktu setempat, Senin (30/03/2026).
Sebuah ledakan terjadi yang menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan para penumpang mengalami luka berat. Hingga saat ini belum diketahui bagaimana proses penanganan terhadap jenazah anggota TNI yang gugur. Sedangkan dua anggota TNI yang kritis karena luka berat telah dibawa dengan helikopter ke RS St. George di Beirut.
"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan dan TNI terus melakukan koordinasi erat dengan markas besar UNIFIL guna memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban," kata Rico.
"Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)."
Sebelumnya, pada Ahad lalu, empat anggota TNI juga menjadi korban saling serang antara Israel dan Lebanon. Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut.
Praka Rico Pramudia dilaporkan mengalami luka berat dan telah dikirim ke St George, Beirut. Sedangkan Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan mendapat perawatan tim medis UNIFIL.
"Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB," ujar Rico.
(dov)






























