Seorang juru bicara Apple menolak berkomentar terkait informasi dari sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena rencana tersebut bersifat rahasia.
Pendapatan iklan yang meningkat akan memperkuat bisnis layanan yang sudah menghasilkan lebih dari US$100 miliar per tahun bagi Apple. Bisnis ini kini menyumbang lebih dari seperempat penjualan perusahaan, naik dari kurang dari 10% dalam satu dekade terakhir.
Namun, Apple menghadapi tantangan di bidang layanan, dengan regulator mendesak perubahan pada model App Store-nya. Kesepakatan pencarian bernilai miliaran dolar AS Apple dengan Google milik Alphabet Inc. juga terancam oleh peralihan ke pencarian berbasis kecerdasan buatan. Pertumbuhan iklan ini dapat membantu mengimbangi perlambatan di bidang lain.
Divisi periklanan Apple masih tergolong kecil, namun diperkirakan akan menghasilkan sekitar US$8,5 miliar tahun ini, menurut Emarketer. Bloomberg News sebelumnya melaporkan bahwa iklan akan hadir di Apple Maps tahun ini.
Divisi iklan Apple dipimpin oleh eksekutif berpengalaman Todd Teresi, yang bertanggung jawab kepada Eddy Cue, VP senior bidang layanan dan kesehatan. Apple mengubah nama inisiatif periklanannya tahun lalu dari Search Ads menjadi Apple Ads, yang menunjukkan ambisi mereka yang semakin besar.
Berdasarkan rencana Apple, iklan akan mulai muncul di dalam Maps mulai musim panas ini di iPhone dan perangkat lain — selain di web.
Langkah ini mengikuti pembentukan slot iklan baru di dalam App Store. Perusahaan ini juga memanfaatkan paket langganan Major League Soccer untuk menampilkan iklan di platform Apple TV-nya.
Apple juga telah berupaya untuk menjual lebih banyak iklan di dalam aplikasi News-nya. Dan perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, ini baru-baru ini melakukan perubahan pada layanan podcast-nya yang akan memudahkan penyisipan iklan.
(bbn)
































