Logo Bloomberg Technoz

Namun sepertinya Iran menanggapinya dengan dingin. Teheran membantah adanya interaksi langsung dengan Washington. Iran menyatakan tidak berniat melakukan negosiasi dengan AS dan menambahkan pertukaran proposal antara kedua negara melalui mediator, yaitu Pakistan, bukan berarti telah terjadi negosiasi.

Melalui kantor berita Tasnim, Iran memberi sinyal bahwa mereka masih menunggu sanggahan usai menolak rencana 15 poin AS untuk mengakhiri perang dan mengajukan syarat-syaratnya sendiri. Syarat-syarat tersebut meliputi jaminan bahwa AS dan Israel tidak akan melanjutkan serangan mereka, pembayaran ganti rugi atas kerusakan perang, dan pengakuan atas kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Iran juga mengajak penghentian perang di semua haluan terdepan, seperti dilaporkan Tasnim, yang kemungkinan merujuk pada perang paralel Israel vs kelompok militan Hezbollah yang didukung Teheran di Lebanon.

Ini membuat harga minyak masih bertahan di level tinggi. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup melesat 5,66% ke US$ 108,01/barel.

Artinya, harga energi sepertinya masih akan mahal. Ini menyebabkan bank sentral di berbagai negara (termasuk Federal Reserve di AS) memiliki ruang yang amat terbatas untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Tanpa asa akan penurunan suku bunga, emas menjadi kurang diuntungkan. Sebab, emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Harga Emas di Pasar Spor (Sumber: Bloomberg)

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana perkiraan pergerakan harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih terjebak di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 31. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Namun indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 14. Di bawah 20, yang artinya tergolong jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sepertinya memang akan naik. Cermati pivot point di US$ 4.434/troy ons.

Dari sini, harga emas berpotensi menguji resisten US$ 4.443/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Resisten lanjutan ada di MA-10 yakni US$ 4.419/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 4.710/troy ons.

Kalau harga emas turun, maka US$ 4.323/troy ons rasanya akan menjadi support terdekat. Jika tertembus, maka ada risiko harga bisa longsor ke rentang US$ 4.308-4.240/troy ons.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 4.115/troy ons.

(aji)

No more pages