Niat Trump Akhiri Perang Iran Tak Ampuh Redakan Amuk Pasar Minyak
Azura Yumna Ramadani Purnama
26 March 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah analis komoditas memandang langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim bakal mengakhiri konflik di Iran belum cukup efektif meredakan gejolak di pasar minyak dunia.
Alasannya, serangan ke Iran masih terus terjadi meskipun Trump sempat berjanji bakal menjeda perang setidaknya untuk 5 hari ketika proses negosiasi AS-Iran diklaim berlangsung.
Analis komoditas dan Founder Traderindo Wahyu Laksono berpendapat janji Trump tersebut memang sempat membuat harga minyak mentah menyentuh level psikologis sekitar US$96/barel usai melonjak di atas US$1000/barel.
Akan tetapi, dia memprediksi pasar tetap skeptis atas pernyataan Trump sebab sejumlah serangan masih dilaporkan terjadi, bahkan di fasilitas energi di Khorramshahr.
Kondisi tersebut, dinilai menjadi faktor pengungkit harga minyak dunia kembali ke level US$100 per barel.




























