Logo Bloomberg Technoz

Laode menyatakan Indonesia bakal mengerek impor minyak mentah dari negara-negara di kawasan Asean seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

Selain itu, impor bakal dilakukan dari negara-negara di Afrika dan Amerika yang jalur pengirimannya tidak melewati Selat Hormuz.

“Kuncinya ada di kecepatan kita mengejar sumber-sumber impor. Jadi speed kita jangan sampai turun atau jangan sampai kita merasa aman,” tegas Laode.

Laode juga menegaskan Indonesia tidak mempertimbangkan mengimpor minyak mentah dari negara-negara yang sanksinya dilonggarkan seperti Iran, Rusia, dan Venezuela.

“Kita ingin ke jalur-jalur yang sudah pasti saja. Jangan menyisakan pekerjaan rumah yang malah nanti memperlambat kita,” lanjutnya.

Penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal tanker dan serangan terhadap fasilitas energi di seluruh Teluk Persia membatasi pasokan dan mendorong kenaikan harga komoditas migas global.

Sebelumnya, Filipina mendeklarasikan keadaan darurat energi nasional karena konflik di Timur Tengah mengancam pasokan bahan bakar dan perekonomian negara.

"Ada bahaya yang mengancam akan pasokan energi yang sangat rendah," kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dalam sebuah perintah eksekutif pada Selasa (24/3/2026) malam.

"Langkah-langkah mendesak diperlukan" untuk memastikan stabilitas pasokan energi, keberlanjutan aktivitas ekonomi, dan penyediaan layanan penting, katanya.

Terakhir kali Filipina mendeklarasikan keadaan darurat nasional adalah selama pandemi Covid pada 2020, ketika negara tersebut menerapkan salah satu kebijakan lockdown terketat di dunia.

Deklarasi darurat energi nasional akan berlaku selama satu tahun kecuali diperpanjang atau dicabut oleh Presiden.

Di sisi lain, Korea Selatan meningkatkan perencanaan darurat untuk skenario terburuk di Timur Tengah, dengan Perdana Menteri Kim Min-seok memperingatkan bahwa pemerintah harus memperkuat sistem respons preventifnya karena konflik menunjukkan tanda-tanda akan berlanjut.

“Dengan situasi yang kemungkinan akan berkepanjangan, ada kebutuhan untuk lebih memperkuat sistem respons preventif seluruh pemerintah, termasuk persiapan untuk skenario terburuk,” kata Kim kepada wartawan pada Rabu.

“Pemerintah akan merespons dengan sangat mendesak sesuai dengan tingkat keparahan situasi.”

Minyak Brent untuk pengiriman Mei turun 3,9% menjadi US$100,37/barel pada pukul 14.29 di Singapura. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 3,3% menjadi US$89,29/barel.

Adapun, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengklaim stok BBM nasional pada Rabu (18/3/2026) mencapai 27 hari.

Dia menyatakan stok BBM tersebut berada di atas stok minimal sebesar 21 hari, dengan begitu dia memastikan pasokan BBM memadai pada periode Lebaran 2026.

Berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN) dan BPH Migas, komposisi impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.

Antara lain Nigeria sebesar 34,07 juta barel atau sekitar 25%, Angola sebesar 28,5 juta barel atau 21%, Arab Saudi sebesar 25,36 juta barel atau sekitar 19%, Brasil 9%, Australia 8%, serta sejumlah negara lainnya seperti Gabon, Amerika Serikat (AS), dan Malaysia.  

Untuk impor BBM, berdasarkan data Kementerian ESDM, pada 2025 Indonesia tercatat mengimpor BBM paling banyak dari Singapura dan Malaysia.

Terdapat negara lainnya yang turut menjadi sumber impor BBM RI, antara lain China, Korea Selatan, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), India, Mesir, Jepang, dan Taiwan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume impor minyak mentah kode HS 27090010 sepanjang 2025 mencapai 15,99 juta ton, naik dari realisasi sepanjang 2024 sebanyak 15,27 juta ton.

Pada 2023, impor minyak mentah tercatat cukup tinggi mencapai 17,03 juta ton. Sementara itu, pada 2022, impor minyak mentah yang dilakukan Indonesia sekitar 14,12 juta ton. Lalu, pada 2021 impor minyak mentah tercatat cukup melandai sejumlah 12,10 juta ton.

(azr/wdh)

No more pages