Logo Bloomberg Technoz

Meski demikian, perusahaan juga mencatat kenaikan beban pokok pendapatan menjadi US$112,6 juta dari sebelumnya yang masih US$91,79 juta. Alhasil, laba kotor tercatat US$35,39 juta, naik dari US$10,46 juta di 2024.

Laba bersih kian melesat usai CDIA mencatat perubahan total aset perseroan yang juga naik 61% yoy menjadi US$1,74 miliar dari sebelumnya yang masih sebesar US$1,08 miliar.

Kenaikan aset tersebut tidak lepas dari naiknya liabilitas perseroan yang mencapai US$607,8 juta. Angka tersebut melesat sekitar 85 dibandingkan posisi akhir 2024 yang masih US$328,3 juta.

"Perubahan lebih dari 20% pada pos total aset dan liabilitas tersebut mencerminkan aktivitas pendanaan dan investasi strategis yang selaras dengan rencana pertumbuhan perseroan," ujar Direktur CDIA Jonathan Kandinata dalam keterangannya.

(dhf)

No more pages