Penyebab Emas Drop Saat Perang Iran: Migrasi Safe Haven ke Dolar
Mis Fransiska Dewi
24 March 2026 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Analis mengungkapkan sejumlah investor lebih memilih mengalihkan investasi ke dolar Amerika Serikat (AS) alih-alih membeli emas saat tensi geopolitik Timur Tengah meningkat.
Hal ini disebabkan karena tingginya harga minyak dunia telah menyebabkan inflasi yang lebih tinggi hingga perang yang berkepanjangan berpotensi mengerek suku bunga.
“Ini yang membuat indeks dolar mengalami penguatan, harga minyak naik, tetapi harga emas dunia condong mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ada perubahan arah dari safe haven, dari logam mulia, mereka berpindah ke dolar Amerika,” kata pengamat mata uang dan komoditas yang juga Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, dihubungi Selasa (24/3/2026).
Dia menyebut koreksi harga emas akan terus terjadi selama perang di Iran masih berlangsung. Selain itu, lonjakan harga komoditas membuat sejumlah bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi.
Bahkan, ada kekhawatiran bank sentral global akan menaikkan suku bunga. Jika ini terjadi, indeks dolar akan kembali menguat dan harga emas dunia akan mengalami koreksi.






























