Logo Bloomberg Technoz

Qatar mengungkapkan bahwa hampir seperlima produksi LNG-nya lumpuh dan kemungkinan membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk pulih. Dampak perang ini mulai merambat ke seluruh dunia, ditandai dengan melonjaknya biaya bahan bakar, tarif pengiriman, hingga biaya hidup rumah tangga.

Israel menyatakan tidak lagi menjadikan infrastruktur energi sebagai target utama setelah serangan terhadap ladang gas terbesar Iran memicu aksi balasan hebat dan teguran dari Presiden AS Donald Trump.

"Israel bertindak sendiri," tegas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers Kamis. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya pejabat Israel mengeklaim telah menginformasikan AS mengenai serangan ke ladang gas South Pars. Netanyahu juga menambahkan bahwa pasukannya akan membantu upaya AS untuk membuka kembali Selat Hormuz, sembari memprediksi perang akan berakhir lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.

Trump pun turut berkomentar dari Gedung Putih. "Saya sudah bilang padanya [Netanyahu], 'jangan lakukan itu.' Dan dia tidak akan melakukannya," ujar Trump merujuk pada serangan ke aset energi. "Kami berhubungan sangat baik. Semuanya terkoordinasi. Namun terkadang, dia melakukan sesuatu, dan jika saya tidak suka, maka kami tidak akan melakukannya lagi."

Bagi Washington, biaya operasi militer terhadap Iran yang dimulai bersama Israel pada 28 Februari semakin terlihat jelas. Pada Kamis, Iran menyatakan sistem pertahanan udaranya “merusak secara serius” sebuah pesawat tempur siluman F-35 milik AS, sementara Komando Pusat AS menyebut pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat dan pilotnya dalam kondisi stabil.

Pentagon telah meminta tambahan dana sebesar US$200 miliar kepada Kongres untuk membiayai perang tersebut, menurut sumber yang mengetahui hal ini. Permintaan dana besar itu menunjukkan AS bersiap menghadapi konflik berkepanjangan, meski Menteri Pertahanan Pete Hegseth meremehkan kekhawatiran tersebut dan menegaskan AS tetap “berjalan sesuai rencana” dalam mencapai tujuan perang.

Pemerintahan Trump pada Kamis juga melanjutkan penjualan senjata senilai US$23 miliar ke Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania untuk memperkuat pertahanan negara-negara tersebut di tengah serangan yang mereka hadapi, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri.

Analisis Bloomberg Intelligence menunjukkan bahwa rata-rata peluncuran rudal dan drone Iran telah turun sekitar 81% hingga Kamis dibandingkan puncaknya pada 1 Maret. Negara-negara Teluk yang dipimpin Uni Emirat Arab menanggung dampak terbesar dari serangan Iran.

Namun, bahkan sejumlah kecil proyektil yang berhasil menembus pertahanan udara kawasan dapat menimbulkan dampak besar.

Qatar pada Kamis melaporkan “kerusakan parah” di fasilitas ekspor LNG terbesar di dunia, dengan QatarEnergy menyebut serangan tersebut berpotensi menyebabkan kerugian sekitar US$20 miliar per tahun.

Arab Saudi menyatakan sebuah drone menghantam kilang Samref di Laut Merah, jalur ekspor penting bagi eksportir minyak terbesar dunia. Kerajaan itu juga menyebut berhasil menembak jatuh rudal balistik yang diarahkan ke ibu kota Riyadh.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya telah mengurangi serangan balasan terhadap fasilitas energi di kawasan sebagai respons atas seruan deeskalasi, namun memperingatkan Teheran tidak akan menunjukkan “NOL pengekangan” jika infrastruktur minyak dan gasnya kembali diserang.

Harga minyak turun dari penutupan tertinggi sejak Juli 2022, seiring AS dan Israel berupaya menenangkan investor yang terguncang oleh pertempuran pekan ini. Minyak Brent turun ke sekitar US$108 per barel, sementara West Texas Intermediate untuk kontrak Mei berada di kisaran US$94.

Pasar saham bergerak fluktuatif menjelang akhir pekan, dengan indeks MSCI Asia Pasifik naik-turun sebelum akhirnya melemah 0,2%. Kontrak berjangka S&P 500 sedikit menguat, seiring pelaku pasar di Wall Street bersiap menghadapi jatuh tempo opsi dalam jumlah besar pada Jumat.

Serangan terbaru ini meningkatkan potensi keterlibatan negara lain dalam konflik. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan pada Kamis di Riyadh bahwa sikap menahan diri negaranya tidak “tanpa batas,” dan memperingatkan kemungkinan aksi militer. Hubungan antara kerajaan dan Teheran, tambahnya, “telah benar-benar hancur.”

Tiga perempat total korban tewas dalam perang ini berasal dari Iran. Lebih dari 1.000 orang tewas di Lebanon, tempat Israel juga menjalankan perang paralel melawan milisi Hizbullah yang didukung Iran. Puluhan korban lainnya dilaporkan di berbagai wilayah Timur Tengah, sementara AS kehilangan 13 personel militer serta sedikitnya 16 pesawat militer dan drone.

(bbn)

No more pages