Logo Bloomberg Technoz

Pentagon Ajukan Tambahan Dana Rp3.389 T untuk Serang Iran

News
20 March 2026 16:30

Kepala Pentagon Pete Hegseth di era Presiden Donald Trump kedua. (Al Drago/Bloomberg)
Kepala Pentagon Pete Hegseth di era Presiden Donald Trump kedua. (Al Drago/Bloomberg)

Gregory Korte, Tony Capaccio, Courtney McBride dan Roxana Tiron - Bloomberg News

Bloomberg, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan telah meminta tambahan anggaran sebesar US$200 miliar (sekitar Rp3.389 triliun) kepada Kongres untuk mendanai perang melawan Iran. Di tengah pengajuan dana raksasa ini, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menegaskan bahwa kampanye militer tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal dan membantah tudingan bahwa AS sedang terjebak dalam konflik berkepanjangan.

Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyatakan bahwa permintaan tersebut telah dikirim ke Gedung Putih untuk ditinjau, meski Presiden Donald Trump belum memberikan tanda tangan resminya. Saat dikonfirmasi mengenai angka tersebut pada Kamis (19/3), Hegseth tidak membantahnya, namun mengisyaratkan bahwa jumlah tersebut masih bisa berubah.


"Membasmi orang-orang jahat itu butuh uang," ujar Hegseth dalam konferensi pers. "Kami kembali ke Kongres dan rekan-rekan di sana untuk memastikan bahwa kami didanai dengan layak."

Jika disetujui, RUU belanja tambahan sebesar US$200 miliar ini akan menjadi yang terbesar sejak bantuan dana bantuan Coronavirus pada tahun 2020. Angka ini jauh melampaui estimasi US$65 miliar yang dihabiskan AS untuk bantuan keamanan ke Ukraina sejak 2022, yang mengindikasikan bahwa pemerintahan Trump memprediksi kampanye panjang melawan Iran.