Manfaat yang ditawarkan antara lain santunan rawat inap di rumah sakit sebesar Rp100.000 per hari dengan maksimum 90 hari per tahun. Selain itu, terdapat juga penggantian biaya pembedahan atau operasi hingga Rp2.500.000, serta santunan cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp5.000.000.
Tidak hanya itu, produk ini juga memberikan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp19.500.000. Sementara untuk meninggal dunia karena sakit, santunan yang diberikan sebesar Rp2.500.000. Skema ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap berbagai kemungkinan risiko yang dapat terjadi selama perjalanan maupun aktivitas sehari-hari.
Keunggulan lain dari produk AM-KKM adalah fleksibilitas manfaatnya. Peserta tetap dapat menerima santunan meskipun telah memiliki perlindungan lain seperti BPJS Kesehatan atau asuransi lainnya. Pengecualian hanya berlaku untuk manfaat penggantian biaya operasi.
Perlindungan Kendaraan dan Pengendara
Selain perlindungan kesehatan, BRI juga menghadirkan Asuransi Mikro BRINS Motorku yang ditujukan khusus bagi pengguna kendaraan roda dua. Produk ini menjadi relevan mengingat sepeda motor masih menjadi moda transportasi utama bagi sebagian besar masyarakat saat mudik.
Asuransi Mikro BRINS Motorku memberikan perlindungan terhadap risiko kehilangan kendaraan akibat pencurian dengan kekerasan. Selain itu, terdapat juga santunan kecelakaan diri bagi pengendara serta santunan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mengalami kerugian akibat kecelakaan.
Masing-masing manfaat tersebut memiliki nilai santunan sebesar Rp2.500.000. Dengan premi yang sama, yakni Rp50.000 per tahun, masyarakat sudah dapat memperoleh perlindungan dasar yang cukup penting selama perjalanan.
Produk ini berlaku untuk sepeda motor dengan usia maksimal tujuh tahun, sehingga masih relevan dengan mayoritas kendaraan yang digunakan masyarakat. Kehadiran produk ini diharapkan dapat memberikan rasa aman tambahan, terutama bagi pemudik yang mengandalkan sepeda motor.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik membuat kebutuhan akan perlindungan menjadi semakin penting. Menurutnya, akses terhadap asuransi yang mudah dan terjangkau menjadi solusi yang relevan dalam kondisi tersebut.
“Melalui produk asuransi mikro, masyarakat dapat memperoleh perlindungan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan maupun aktivitas sehari-hari. Hal ini menjadi semakin relevan terutama ketika mobilitas masyarakat meningkat selama periode mudik dan libur Lebaran. Dengan dukungan jaringan BRILink Agen yang tersebar luas hingga ke berbagai daerah, kami ingin memastikan perlindungan asuransi dapat diakses lebih dekat oleh masyarakat sehingga perjalanan dan aktivitas selama libur Lebaran dapat dijalani dengan lebih tenang,” pungkas Akhmad.
Dengan dukungan jaringan BRILink Agen yang tersebar di berbagai wilayah, akses terhadap produk asuransi ini menjadi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat peran inklusi keuangan dalam memberikan perlindungan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ke depan, kehadiran produk asuransi mikro seperti ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan risiko. Terlebih pada momen-momen dengan mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran, kesiapan menghadapi risiko menjadi bagian penting dalam memastikan perjalanan yang aman dan nyaman.
(tim)































