Logo Bloomberg Technoz

Sebelumnya, dalam perjanjian ART yang ditandatangani antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan perwakilan dagang atau USTR Jamieson Greer, AS memberikan tarif resiprokal 0% atau bebas tarif untuk sejumlah produk tekstil dan apparel (pakaian jadi).

Namun, dalam dokumen tersebut disebutkan, pemberian fasilitas akan diberlakukan melalui mekanisme kuota impor atau Tariff Rate Quota (TRQ) Dengan kata lain, pemerintah nol tari diberikan untuk volume impor tertentu.

Dalam kesempatan itu, Airlangga mengaku hal itu dapat dapat meningkatkan daya saing ekspor tekstil Indonesia di pasar AS, sekaligus memberikan kepastian akses pasar bagi pelaku usaha.

Selain itu, kata dia, juga diklaim dapat menyelamatkan sebanyak 4 juta pekerja di sektor tersebut.

"Khusus produk tekstil dan apparel Indonesia, Amerika juga akan memberikan tarif 0% dengan mekanisme tarif rate quota. Tentunya ini akan memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini," ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Jumat (20/2/2026) lalu.

Namun, perjanjian tersebut akan berlaku selama 90 hari setelah proses hukum diselesaikan oleh kedua belah pihak, konsultasi dengan DPR dan AS dengan proses internalnya yang masih berlangsung hingga saat ini.

(ain)

No more pages