Logo Bloomberg Technoz

IHSG Cenderung Melemah, Dibayangi Tekanan Jual Investor Asing

Muhammad Fikri
12 March 2026 07:29

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis (12/3/2026).

Sejumlah analis menyoroti ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah serta sikap hati-hati investor menjelang libur panjang Lebaran.

Pada perdagangan terakhir, IHSG ditutup turun 0,69% ke level 7.389,4. Setelah sempat menguat pada sesi pertama, indeks berbalik terkoreksi dan bergerak di zona negatif sepanjang sesi kedua.


Head of Department BRI Danareksa Sekuritas Chory Agung Ramdhani mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG masih tertahan di bawah level psikologis penting dan dibayangi tekanan jual investor asing.

“Pergerakan IHSG masih tertahan di bawah level psikologis dengan disertai net foreign sell sekitar Rp730 miliar, yang mengindikasikan adanya tekanan distribusi dari investor asing,” ujar Chory dalam risetnya dikutip Kamis (12/3/2026).