Logo Bloomberg Technoz

Dari sisi operasional, GOTO melaporkan perbaikan rugi usaha sebesar 83%. Nilai rugi usaha menyusut menjadi Rp378 miliar pada tahun 2025, dibandingkan dengan rugi usaha tahun 2024 yang mencapai hingga Rp2,24 triliun.
Penyusutan kerugian juga tercatat pada level rugi bersih tahun berjalan yang berada pada angka Rp1,50 triliun. Realisasi ini menunjukkan penurunan sebesar 72% dari posisi rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp5,46 triliun.

Adapun rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,18 triliun, mampu dipangkas hingga 77% secara tahunan. Kinerja ini juga disertai dengan penurunan beban umum dan administrasi sebesar 10% 

Pada posisi keuangan, total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp45,76 triliun. Dari jumlah tersebut, posisi kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp21,76 triliun, naik dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp19,18 triliun.

(tim)

No more pages