Data Bursa Efek Indonesia memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp7,66 triliun dari sejumlah 18,32 miliar saham yang ditransaksikan. Bersamaan dengan frekuensi yang terjadi 1,08 juta diperjualbelikan.
Tercatat hanya ada penguatan 405 saham, dan sebanyak–banyaknya 270 saham terjadi pelemahan. Sisanya 141 saham stagnan.
Melemahnya IHSG merupakan efek secara langsung dari dropnya sejumlah saham big caps. Hingga diperberat oleh turunnya harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang melemah 0,72%, dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 1,4%.
Saham–saham barang baku, saham perindustrian, dan saham energi juga menjadi pemberat IHSG pada perdagangan siang hari ini dengan masing–masing minus 1,05%, 0,41% dan 0,37%.
Saham–saham big caps jadi pemberat IHSG hingga menempati jajaran top losers:
- Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 4,75 poin
- Barito Renewables Energy (BREN) mengurangi 3,71 poin
- Astra International (ASII) mengurangi 3,08 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) mengurangi 3,04 poin
- Bumi Resources Minerals (BRMS) mengurangi 2,99 poin
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mengurangi 2,22 poin
- Indah Kiat Pulp and Paper Corp (INKP) mengurangi 1,75 poin
- Merdeka Copper Gold (MDKA) mengurangi 1,58 poin
- Bumi Resources (BUMI) mengurangi 1,56 poin
- Adaro Andalan Indonesia (AADI) mengurangi 1,48 poin
(fad)





























