Kronologi Pejabat Trump Bikin Pasar Energi Bingung Soal Hormuz
Redaksi
11 March 2026 14:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar energi bergejolak karena pernyataan para pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berubah-ubah membingungkan pasar mengenai Selat Hormuz.
Akibatnya, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) drop hingga 12%, penurunan terbesar sejak Maret 2022, menjadi US$83,45/barel di New York.
Mulanya, seperti dilansir Bloomberg News, Rabu (11/3/2026), Menteri Energi AS Chris Wright keliru mengunggah pesan—lalu dihapus—bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kemudian mengakui bahwa tidak ada operasi pengawalan seperti yang disampaikan Wright.
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, juga mengatakan tidak ada pengawalan militer AS. Selat tersebut biasanya menangani seperlima dari aliran minyak global.






























