Leavitt menambahkan bahwa militer AS sedang "menyusun opsi tambahan" untuk mengatasi setiap upaya Iran dalam membatasi perdagangan melalui jalur vital tersebut.
Sanggahan Trump
Lalu, Trump mengunggah pesannya sendiri di media sosial. Pertama, dia bersikeras bahwa AS tidak melaporkan mengenai penempatan ranjau, tetapi kemudian mendesak pasukan Iran agar menyingkirkan bahan peledak apa pun yang mungkin telah mereka pasang.
Kedua, Trump mengatakan AS menggunakan teknologi dan rudal yang sama yang digunakan melawan penyelundup narkoba untuk menyerang kapal-kapal penambang.
Beberapa menit kemudian, Trump mengumumkan bahwa AS telah "menyerang dan menghancurkan sepenuhnya 10 kapal penebar ranjau yang tidak aktif" dan berjanji "lebih banyak lagi yang akan menyusul."
Kesalahan komentar Wright dan unggahan Trump mengenai ranjau menggambarkan Washington tidak terkoordinasi dengan baik.
Harga minyak awalnya anjlok hampir 20% usai unggahan Menteri Energi, tetapi penurunan tersebut berkurang seiring muncul informasi tambahan.
Harga minyak kemudian turun setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Badan Energi Internasional (IEA) mengusulkan pelepasan cadangan terbesar dalam sejarah untuk mengatasi harga yang tinggi.
Fluktuasi liar ini membuat harga Brent melonjak mendekati US$120/barel pada Senin dan turun hingga US$81,16/barel pada Selasa waktu setempat. Selat Hormuz yang strategis masih tertutup bagi hampir seluruh lalu lintas.
(ros/wdh)





























