Logo Bloomberg Technoz

Sebelumnya pada hari Selasa, Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak memasang ranjau di Selat Hormuz. Peringatan ini muncul menyusul laporan bahwa Iran sedang mempersiapkan atau bahkan sudah mulai memasang ranjau di jalur perairan vital tersebut.

“Keterkaitan antara pergerakan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dan indeks pasar populer sangatlah erat,” tambah Front. “Pergerakannya hampir searah secara instan. Ini mencerminkan tingkat spekulasi dan ketidakpastian yang jarang kita lihat sebelumnya.”

Di sisi lain, Pentagon menyatakan bahwa AS dan Israel tengah melancarkan serangan paling intens terhadap Iran hari ini. Pentagon menegaskan operasi tidak akan berhenti hingga Republik Islam tersebut takluk—nada yang jauh lebih agresif dibandingkan pernyataan Trump pada Senin kemarin yang sempat mengisyaratkan bahwa perang mungkin akan segera berakhir.

“Konflik di Timur Tengah dan berita-berita terkait masih menjadi sumber utama fluktuasi pasar. Saham, minyak, dan suku bunga kembali menghabiskan waktu hari ini untuk mencari titik keseimbangan,” kata Sameer Samana, kepala ekuitas global dan aset riil di Wells Fargo Investment Institute. “Kami melihat konflik ini akan berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.”

Selain isu geopolitik, para pedagang kini bersiap menanti data terbaru indeks harga konsumen (IHK) yang akan dirilis pada Rabu. Pekan ini pasar juga menantikan rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang merupakan indikator inflasi pilihan Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

“Secara teknis, data ini memang mencerminkan kondisi masa lalu (backward-looking),” ujar Daniela Hathorn, analis pasar senior di Capital.com. “Namun, di tengah kenaikan harga energi, ketegangan geopolitik, dan tanda-tanda melambatnya pasar tenaga kerja, data ini tetap krusial dalam membentuk ekspektasi langkah Federal Reserve selanjutnya.”

Di jajaran saham individu, Centene Corp merosot tajam setelah memberikan proyeksi hati-hati dalam konferensi industri. Hewlett Packard Enterprise Co juga melemah menyusul laporan pendapatan yang sedikit di bawah perkiraan. Sebaliknya, Teladoc Health Inc melonjak setelah Deutsche Bank menaikkan peringkat penyedia layanan kesehatan virtual tersebut menjadi "beli".

(bbn)

No more pages