Logo Bloomberg Technoz

Keputusan ini merupakan puncak dari ketegangan negosiasi selama berminggu-minggu mengenai akses ke teknologi perusahaan. Negosiasi buntu pada awal Maret setelah perusahaan menuntut jaminan bahwa AI-nya tidak akan digunakan untuk pengawasan massal warga Amerika atau deployment senjata otonom, mendorong Presiden Donald Trump untuk memerintahkan lembaga-lembaga AS menghentikan kerja sama dengan Anthropic dan Menteri Perang Hegseth untuk mengancam dengan pengecualian rantai pasokan yang jarang digunakan.

Pentagon  bakal berargumen dengan sebuah pasal dalam yang mengatur angkatan bersenjata AS dimana Departemen Perang bisa melarang suatu perusahaan sebagai kontraktor jika ditemukan mengancam rantai pasokan. Ketentuan tersebut mendefinisikan risiko sebagai potensi bahwa “musuh dapat merusak, secara sengaja memperkenalkan fungsi yang tidak diinginkan, atau dengan cara lain merusak” teknologi atau layanan yang disediakan.

Hegseth telah memberitahu Kongres tentang keputusannya melalui surat kepada anggota Republik dan Demokrat terkemuka di komite-komite DPR dan Senat yang menangani urusan militer, anggaran, dan intelijen, menurut dokumen yang dilihat oleh Bloomberg.

“Keputusan ini didasarkan sebagian pada analisis risiko oleh DoW dan masukan dari pejabat senior DoW bahwa pembatasan yang diterapkan oleh Entitas Terkait terhadap penggunaan produk dan layanannya menimbulkan risiko keamanan nasional bagi rantai pasokan DoW,” tulis Hegseth, merujuk pada Anthropic dan menggunakan akronim DoW (Departemen Perang), nama yang kini ia gunakan untuk Departemen Pertahanan.

Dalam posting blog pada Kamis, Chief Executive Officer Anthropic Dario Amodei berjanji akan melawan penetapan tersebut di pengadilan, dengan mengatakan “kami tidak percaya tindakan ini secara hukum kuat.” 

Alan Rozenshtein, profesor di Fakultas Hukum Universitas Minnesota, mengatakan bahwa penetapan risiko rantai pasokan berdasarkan Pasal 3252 seharusnya tidak berlaku dalam kasus Anthropic. Saat merumuskan undang-undang tersebut, kata dia, Kongres bertujuan untuk menargetkan perusahaan asing guna mengatasi “malware, pintu belakang, atau sabotase pada sistem pemerintah,” bukan menargetkan perusahaan Amerika seperti Anthropic yang berbasis di San Francisco.

(bbn)

No more pages