Logo Bloomberg Technoz

Di konter smartphone-nya Rika menjual ponsel Android dan iPhone berbagai seri, dengan kondisi baru maupun bekas atau second. Ia mengungkap, meski berbagai merek HP gencar mengeluarkan berbagai tipe menarik dengan harga bersaing, volume penjualan antara Android dan iPhone berimbang.

“50 [Android], 50 [iPhone]. Sama, nggak ada yang lebih di antara dua itu. Rentang harganya kalau iPhone itu ada yang Rp5 juta [iPhone 13 second]. Tergantung mau seri apa, memang kita men-display iPhone di sini, tapi kita juga menjual Android lainnya,” bebernya.

Muhammad Arif Putra Pratama, penjual HP lainnya mengatakan hal serupa. Penjualan di tempatnya tidak mengalami peningkatan di Lebaran tahun 2026 ini. “Tidak ada [peningkatan], karena mungkin handphone kan barang yang tidak terlalu urgent [darurat],” ungkapnya.

Meski begitu, Arif juga masih menawarkan jasa perbaikan HP dengan biaya ratusan ribu rupiah tergantung tingkat kerusakan. Jika layanan perbaikan LCD Android dipatok Rp300 ribu untuk kualitas standar, atau konsumen bisa upgrade ke kualitas layar lebih bagus namun dihargai Rp450 ribu. “Jadi dapur masih bisa ngebul lah,” jelasnya.

Sementara itu, pengunjung ITC Kuningan Muhammad Reza mengaku memiliki rencana untuk mengganti ponselnya, lantaran sudah digunakan sejak tahun 2022. Ia memiliki rencana akan membelikan uang THR-nya sebuah HP baru.

“Masih lihat-lihat, belum memutuskan mau membeli yang mana. Tapi saya juga masih ragu, jadi ganti atau nggak. Karena [THR] belum turun dan kalaupun sudah dibayarkan nanti juga bakal beli baju lebaran,” ucapnya.

Pengunjung lainnya, Hartati, menyebut pendapatannya yang turun mempengaruhi keputusannya untuk mengganti HP baru. Ia bercerita, meski UMR Jakarta telah diputuskan naik, namun harga keperluan pokok lainnya juga mengalami lonjakan. Sehingga ia lebih memilih menahan diri untuk tidak membeli HP baru.

“Mending beli baju lebaran anak. Pengen sih [HP baru] cuma ya gimana, gaji nambah tapi [kebutuhan pokok] yang lainnya juga dinaikkin. Jadi percuma,” pungkasnya.

(mef/wep)

No more pages