Logo Bloomberg Technoz

Ia menjelaskan gangguan di jalur tersebut tidak hanya memengaruhi pasokan minyak, tetapi juga gas, termasuk dari Qatar yang sebagian besar distribusinya melewati Hormuz.

“Untuk beberapa negara-negara supplier minyak dan gas, seperti Qatar misalnya supplier gas terbesar di dunia sebagian besar itu lewat Hormuz.” lanjutnya

Dari sisi global, kenaikan harga energi akan mendorong inflasi di negara maju dan berpotensi menahan pelonggaran likuiditas.

“Dan karena harga minyak itu naik, inflasi juga bisa akan naik di negara-negara maju dan apa itu artinya? Artinya mereka akan memperlambat apa yang disebut sebagai quantitative easing.”

Kondisi tersebut pada akhirnya meningkatkan premi risiko dan memicu aliran modal keluar dari negara berkembang.

Selat Hormuz yang merupakan jalur utama bagi pasar energi mengalami gangguan imbas adanya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Selat ini menjadi krusial karena seperlima pengiriman minyak dan gas alam dunia melaluinya setiap hari.

Kantor berta Iran Tasnim yang menyebut selat itu praktis ditutup, mengatakan  Pasukan Penjaga Revolusi Iran memperingatkan kepada kapal-kapal bahwa Hormuz tidak aman.

(lav)

No more pages