Logo Bloomberg Technoz

Dadan juga menekankan dampak kebijakan ini terhadap sektor produksi lokal. Dalam pelaksanaan program MBG, BGN menjamin penyerapan produk-produk lokal sebagai bahan baku. Hal itu, kata dia, menciptakan kepastian pasar bagi petani dan pelaku usaha daerah.

“Belum pernah terjadi dalam era mana pun, produksi lokal dijamin penyerapannya oleh negara seperti sekarang. Tidak heran jika ada petani wortel di Nusa Tenggara Timur yang senang karena harga wortelnya bisa naik hingga tiga kali lipat,” ujarnya.

Ia menyebut kenaikan serapan hasil produksi tersebut berdampak pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP). Saat ini, rata-rata NTP disebut berada di angka 125, meningkat dari sebelumnya sekitar 102. Dengan capaian tersebut, menurutnya, petani memiliki ruang lebih besar untuk investasi dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Dadan optimistis, melalui program MBG, NTP berpotensi meningkat hingga 150. Ia juga menyoroti besarnya perputaran dana pada awal tahun yang dinilai belum pernah terjadi sebelumnya, seraya membandingkan dengan stimulus ekonomi pemerintah tahun lalu sebesar Rp37 triliun pada triwulan pertama yang mendorong pertumbuhan ekonomi 4,7%.

Tahun ini, hingga Maret saja, kata dia, peredaran dana BGN diprediksi mencapai Rp62 triliun, yang disebutnya sebagai stimulus signifikan bagi likuiditas dan aktivitas usaha di berbagai daerah.

(dec)

No more pages