Logo Bloomberg Technoz

Kreator Bakal Merugi Akibat AI Generatif pada 2028

Farid Nurhakim
27 February 2026 05:00

Konten kreator melakukan syuting tentang edukasi anak usia dini di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Konten kreator melakukan syuting tentang edukasi anak usia dini di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memproyeksikan para kreator mengalami kerugian pendapatan secara global hingga 24% pada 2028 mendatang akibat munculnya kecerdasan buatan generatif atau AI generatif (generative AI).

Hal ini berdasarkan edisi terbaru dari laporan UNESCO bertajuk “Re-Shaping Policies for Creativity” (Membentuk Ulang Kebijakan untuk Kreativitas.

“Pada tahun 2028, dampak dari keluaran AI Generatif diproyeksikan akan mengakibatkan kerugian pendapatan global sebesar 24% bagi pencipta musik dan 21% bagi pencipta audiovisual,” kata UNESCO, dilansir laman resminya, Jumat (27/2/2026).


Meskipun teknologi digital telah memperluas akses ke alat dan audiens kreatif, juga sudah memperparah ketidaksetaraan dan ketidakpastian ekonomi. Secara data, pendapatan dari layanan digital kini mewakili 35% dari jumlah penghasilan kreator secara global, angkanya naik dari 17% pada 2018.

“Menandai pergeseran struktural yang disertai dengan ketidakstabilan pendapatan dan peningkatan risiko pelanggaran hak kekayaan intelektual,” ujar UNESCO.