Informasi yang tercantum di dalamnya meliputi nama lengkap, NIK, lokasi penukaran, jadwal kehadiran, hingga rincian jumlah dan pecahan uang yang dipesan. Semua data tersebut akan dicocokkan oleh petugas saat hari penukaran tiba.
Bank Indonesia secara otomatis mengirimkan bukti reservasi ke alamat email yang digunakan saat pendaftaran. Sistem biasanya memerlukan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit sebelum email konfirmasi diterima.
Masyarakat disarankan segera memeriksa kotak masuk setelah proses registrasi selesai. Jika dalam kurun waktu tersebut email belum terlihat, langkah berikutnya adalah memeriksa folder Spam atau Promotions.
Sering kali email otomatis dari sistem masuk ke folder tersebut karena dianggap sebagai pesan massal. Oleh sebab itu, pengecekan menyeluruh sangat penting sebelum menyimpulkan bahwa email tidak terkirim.
Setelah email ditemukan, pemesan wajib mengunduh lampiran berformat PDF yang tersedia. Dokumen itulah yang nantinya ditunjukkan kepada petugas, baik melalui layar ponsel maupun dalam bentuk cetak fisik.
Solusi Jika Bukti Pemesanan Tidak Masuk Email
Dalam beberapa kasus, pengguna mengalami kendala teknis seperti email tidak terkirim atau file lampiran kosong dengan ukuran 0 kb. Situasi ini tidak jarang menimbulkan kepanikan, terutama bagi mereka yang khawatir kehilangan slot penukaran.
Namun, masyarakat tidak perlu melakukan pendaftaran ulang. Langkah tersebut justru berisiko menyebabkan data ganda dalam sistem dan dapat membatalkan reservasi sebelumnya.
Sebagai solusi, Bank Indonesia menyediakan fitur cetak ulang melalui laman resmi. Pengguna cukup mengakses situs https://pintar.bi.go.id/Order/CetakKK untuk mengambil kembali dokumen yang diperlukan.
Prosesnya tergolong sederhana dan cepat. Pengguna hanya perlu memasukkan NIK KTP yang digunakan saat pendaftaran serta nomor telepon atau alamat email yang didaftarkan.
Setelah menekan tombol pencarian, sistem akan menampilkan kembali detail pemesanan. Dari sana, bukti reservasi dapat langsung diunduh ulang tanpa kendala berarti.
Alternatif lainnya adalah menggunakan tangkapan layar atau screenshot. Jika pengguna sempat menyimpan halaman konfirmasi setelah mendaftar, dokumen tersebut tetap diakui sebagai bukti sah.
Yang terpenting, kode pemesanan dan barcode harus terlihat jelas serta tidak terpotong. Petugas di lokasi kas keliling dapat memindai barcode tersebut sebagai bagian dari proses verifikasi.
Selain bukti pemesanan, terdapat dokumen lain yang wajib dibawa saat penukaran berlangsung. Salah satunya adalah KTP asli yang datanya harus sesuai dengan yang terdaftar di sistem.
Petugas akan melakukan pencocokan antara identitas fisik dan data digital yang tercantum pada bukti pemesanan. Ketidaksesuaian data berpotensi membuat proses tertunda.
Pemesan juga wajib membawa uang tunai yang akan ditukar. Uang lama harus disusun rapi, tidak distaples, serta dikelompokkan berdasarkan pecahannya untuk mempercepat proses penghitungan.
Kedisiplinan waktu turut menjadi faktor penting. Masyarakat dianjurkan hadir setidaknya 15 menit sebelum jadwal yang tertera untuk menghindari risiko pembatalan antrean otomatis.
Keterlambatan signifikan bisa membuat slot penukaran dialihkan kepada peserta lain. Karena itu, perencanaan waktu yang matang sangat disarankan.
Untuk menghindari kehilangan dokumen pada hari penukaran, ada beberapa langkah preventif yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah menyimpan file PDF di folder khusus yang mudah diakses.
Pemesan juga dapat mengirimkan file tersebut ke pesan tersimpan di aplikasi percakapan pribadi. Cara ini memudahkan pencarian dokumen dalam situasi mendesak.
Selain itu, mengambil tangkapan layar pada bagian kode QR menjadi langkah cadangan yang bijak. Jika file PDF sulit dibuka akibat gangguan jaringan, screenshot dapat menjadi penyelamat.
Dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, proses penukaran uang baru dapat berjalan lebih efisien. Persiapan sejak awal membantu mengurangi potensi kendala di lokasi.
Sementara itu, Bank Indonesia juga telah mengumumkan jadwal resmi pemesanan untuk periode berikutnya dalam program SERAMBI 2026. Informasi ini penting bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar di gelombang awal.
Periode II SERAMBI 2026 menjadi kesempatan terakhir karena tidak akan ada gelombang ketiga. Oleh sebab itu, masyarakat diminta memanfaatkan jadwal yang tersedia dengan maksimal.
Untuk wilayah Pulau Jawa, pendaftaran dibuka pada 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB. Sementara itu, wilayah luar Pulau Jawa dimulai pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Kuota di setiap titik kas keliling umumnya habis dalam waktu singkat. Pengguna disarankan mengakses situs secara berkala dan memastikan koneksi internet stabil saat pendaftaran dibuka.
Menjawab pertanyaan yang sering muncul, masyarakat yang tidak menerima email konfirmasi tetap dianggap aman selama memiliki kode pemesanan. Fitur cetak ulang dapat digunakan kapan saja sebelum hari penukaran.
Bagi yang menerima lampiran kosong, solusi serupa tetap berlaku melalui laman resmi PINTAR BI. Tidak perlu panik ataupun mendaftar ulang karena data telah tersimpan di sistem.
Terkait isu gelombang ketiga, hingga saat ini tidak ada rencana penambahan periode. Kesempatan terakhir hanya tersedia pada Periode II sesuai jadwal wilayah masing-masing.
Melalui sistem digital yang terus diperbarui, Bank Indonesia berupaya menghadirkan layanan penukaran uang yang tertib dan aman. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Dengan memahami prosedur pengunduhan bukti pemesanan dan jadwal resmi, masyarakat dapat mempersiapkan diri lebih baik. Perencanaan yang matang akan membuat proses penukaran uang baru menjelang Lebaran berjalan lancar tanpa hambatan.
(seo)




























