Logo Bloomberg Technoz

“Logikanya, ketika Indonesia membuka ruang lebih besar bagi bahan baku AS dan menciptakan keseimbangan perdagangan industri, harus ada imbal balik berupa akses pasar yang lebih adil bagi produk bernilai tambah Indonesia,” ujar Sobur.

HIMKI menilai, tanpa perbaikan struktur tarif, daya saing furnitur Indonesia, terutama bagi industri menengah dan UMKM akan tetap tertekan dibandingkan negara pesaing di pasar AS. 

Karena itu, efektivitas MoU ini akan sangat ditentukan oleh sejauh mana kerja sama sektoral mampu diterjemahkan menjadi kebijakan perdagangan konkret, bukan sekadar kolaborasi teknis atau promosi bersama.

Jika skema ini berjalan sesuai harapan, HIMKI memperkirakan manfaatnya mencakup penurunan biaya masuk pasar AS, stabilitas permintaan ekspor jangka panjang, serta peluang peningkatan skala usaha bagi pelaku industri furnitur nasional yang terhubung dalam rantai pasok global.

"Bagi HIMKI, ini bukan sekadar MoU seremonial, tapi langkah awal menuju kemitraan industri strategis Indonesia-AS yang lebih seimbang dan berkelanjutan,"

Sebagai informasi, pemerintah bersama sejumlah pengusaha RI menandatangani 10 nota kesepahaman (MoU) di sejumlah sektor dengan pelaku bisnis Amerika Serikat dengan nilai investasi mencapai US$38,4 miliar atau setara Rp648,9 triliun. 

MoU diteken dalam ajang Indonesia-US Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington, AS Rabu (18/2/2026) malam. Berikut daftar MoU antara RI dengan AS. 

Kesepakatan investasi dilakukan untuk berbagai sektor, mulai dari pangan, industri, energi, dan teknologi. Forum bisnis mempertemukan Kadin Indonesia dengan US Chamber of Commerce, US-ASEAN Business Council, dan USINDO. Pertemuan dilakukan guna memperkuat kerja sama investasi dan perdagangan, termasuk implementasi rencana Perjanjian Perdagangan Resiprokal RI-AS.

(ell)

No more pages