Jadwal Imsak dan Buka Puasa 19 Februari 2026 di Kota Depok
Referensi
19 February 2026 04:13

Bloomberg Technoz, Jakarta - Umat Islam di Indonesia resmi memasuki hari pertama puasa Ramadhan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Momentum sakral ini disambut dengan antusias di berbagai daerah, termasuk Kota Depok yang telah menyiapkan jadwal imsakiyah sebagai panduan ibadah harian.
Penetapan awal Ramadhan dilakukan pemerintah melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bersama sejumlah organisasi masyarakat Islam pada Selasa, 17 Februari 2026. Hasil sidang tersebut memastikan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Seiring dimulainya ibadah puasa, masyarakat membutuhkan informasi akurat terkait waktu imsak dan berbuka. Media ekonomi dan bisnis Bloomberg Technoz menyediakan jadwal imsakiyah lengkap untuk wilayah Kota Depok hingga akhir Ramadhan, merujuk pada situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.
Jadwal Imsakiyah Kota Depok 1 Ramadhan 1447 H
Berdasarkan data resmi, berikut jadwal imsakiyah untuk Kota Depok pada Kamis, 19 Februari 2026 atau 1 Ramadhan 1447 H.
Imsak tercatat pukul 04.31 WIB dan Subuh pukul 04.41 WIB. Waktu terbit matahari berada pada pukul 05.55 WIB, sementara Dhuha dimulai pukul 06.23 WIB.
Memasuki siang hari, Zuhur jatuh pada pukul 12.10 WIB dan Ashar pukul 15.20 WIB. Adapun waktu Maghrib atau berbuka puasa ditetapkan pukul 18.18 WIB dan Isya pukul 19.28 WIB.
Jadwal ini menjadi pedoman penting bagi umat Islam dalam mengatur waktu sahur, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, hingga berbuka tepat waktu sesuai ketentuan syariat.
Selain aspek waktu, niat menjadi bagian esensial dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Para ulama menegaskan bahwa niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
Dalam kitabnya, Imam Nawawi menjelaskan, "Tidak sah apabila puasa Ramadhan atau puasa wajib lainnya tanpa niat pada malam harinya." Penegasan ini menunjukkan bahwa niat bukan sekadar formalitas, melainkan syarat sah ibadah.
Merujuk laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut lafal niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca pada malam hari:
"Nawaitu shauma ghadin 'an adaa’i fardhi syahri ramadhaana hadzihis sanati lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku berniat puasa untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadhan tahun ini karena Allah Swt."
Meski niat menjadi rukun utama, terdapat amalan sunnah yang sangat dianjurkan sebelum memulai puasa, yakni makan sahur. Praktik ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki hikmah spiritual dan fisik.
Dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Bersahurlah, karena di dalamnya ada keberkahan."
Keutamaan sahur tidak hanya sebatas menambah energi. Lembaga Fatwa Mesir menafsirkan bahwa keberkahan sahur mencakup mengikuti sunnah Rasulullah, mendorong seseorang menjadi lebih rajin, serta menolak keburukan yang diakibatkan oleh rasa lapar.
Dengan dimulainya Ramadhan 1447 H, umat Islam di Kota Depok dan seluruh Indonesia diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tertib. Kepatuhan terhadap jadwal imsakiyah serta pemahaman tentang niat dan sunnah sahur menjadi fondasi penting dalam mengoptimalkan ibadah sepanjang bulan suci.
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat solidaritas sosial. Informasi jadwal imsakiyah yang akurat menjadi bagian tak terpisahkan dari kesiapan umat menyambut bulan penuh berkah ini.
Memasuki hari pertama puasa, suasana religius terasa di berbagai sudut Kota Depok. Masjid dan musala kembali ramai dengan lantunan ayat suci Alquran, sementara keluarga berkumpul dalam kebersamaan saat sahur dan berbuka.
Dengan panduan waktu yang jelas dan pemahaman ibadah yang benar, Ramadhan 1447 H diharapkan menjadi momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas spiritual bagi seluruh umat Islam.



























