Logo Bloomberg Technoz

Siap-siap Gelombang Dingin Hantam Eropa

News
24 November 2023 15:43

Warga berjalan di sepanjang trotoar yang tertutup salju di Andriyivskyi Uzviz di Kyiv, Ukraina, Rabu (22/11/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Warga berjalan di sepanjang trotoar yang tertutup salju di Andriyivskyi Uzviz di Kyiv, Ukraina, Rabu (22/11/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Gelombang musim dingin akan melanda seluruh Eropa mulai akhir pekan ini. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Gelombang musim dingin akan melanda seluruh Eropa mulai akhir pekan ini. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Sebanyak 80,3 hari pemanasan diperkirakan dalam periode enam hingga 10 hari untuk Eropa, di atas rata-rata 10 tahun. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Sebanyak 80,3 hari pemanasan diperkirakan dalam periode enam hingga 10 hari untuk Eropa, di atas rata-rata 10 tahun. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Suhu di Jerman, Prancis, dan Ukraina.akan memecahkan rekor regional. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Suhu di Jerman, Prancis, dan Ukraina.akan memecahkan rekor regional. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Salju lebat dan hujan beku terjadi di Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Salju lebat dan hujan beku terjadi di Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pada Rabu (22/11/2023).kota Kyiv di Ukraina  tertup salju lebat. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Pada Rabu (22/11/2023).kota Kyiv di Ukraina tertup salju lebat. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Warga berjalan di sepanjang trotoar yang tertutup salju di Andriyivskyi Uzviz di Kyiv, Ukraina, Rabu (22/11/2023). (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Gelombang musim dingin akan melanda seluruh Eropa mulai akhir pekan ini. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Sebanyak 80,3 hari pemanasan diperkirakan dalam periode enam hingga 10 hari untuk Eropa, di atas rata-rata 10 tahun. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Suhu di Jerman, Prancis, dan Ukraina.akan memecahkan rekor regional. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Salju lebat dan hujan beku terjadi di Ukraina. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)
Pada Rabu (22/11/2023).kota Kyiv di Ukraina  tertup salju lebat. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Jessica Shankleman - Bloomberg News

Bloomberg, Gelombang musim dingin akan melanda seluruh Eropa mulai akhir pekan ini. Hal ini akan menguji sistem energi di kawasan tersebut untuk pertama kalinya pada musim dingin ini. 

Helsinki diperkirakan akan mengalami suhu terendah -11,5 derajat celsius selama empat hari berturut-turut mulai Jumat mendatang, sementara ibu kota Nordik lainnya juga akan membeku, demikian menurut Maxar Technologies.

Cuaca dingin juga akan menyelimuti Jerman dan Inggris, dengan suhu di London diperkirakan mencapai nol derajat pada Jumat.

"Hujan musim dingin, dan angin kencang kemungkinan terjadi di wilayah utara dan timur, dengan risiko pembekuan di malam hari meningkat sepanjang akhir pekan," kata badan meteorologi Inggris, Met Office.

Sebanyak 80,3 hari pemanasan diperkirakan dalam periode enam hingga 10 hari untuk Eropa, di atas rata-rata 10 tahun, menurut Maxar.

Pada saat yang sama, turbin angin Jerman kemungkinan akan menghasilkan listrik mendekati rekor akhir pekan ini.

Output dari turbin diperkirakan mencapai 50,08 gigawatt pada jam 6 sore pada hari Kamis, menurut data ECMWF yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Itu hanya sedikit di bawah rekor 50,8 gigawatt daya yang ditetapkan pada bulan Januari, menurut European Energy Exchange.

(bbn)