Libur Musim Panas, Bandara di China Dipenuhi Pelancong
News
12 July 2023 18:56
Bloomberg News
Bloomberg, Liburan musim panas telah menggairahkan sektor penerbangan China. Dalam lima hari pertama bulan Juli, jumlah penumpang di bandara negara tersebut mencapai hampir 9 juta orang, jumlah yang hampir setara dengan populasi Swiss.
Baca Juga
Ramainya pelancong juga disebabkan oleh penghapusan pembatasan terkait Covid-19. Data dari platform perjalanan Trip.com Group Ltd. menunjukkan bahwa jumlah penumpang di bandara sejak tanggal 1 hingga 5 Juli meningkat 14% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 sebelum terjadinya krisis Covid.
Meskipun harga tiket pesawat relatif tinggi, hal tersebut tidak menghentikan minat para pelancong. Harga tiket pesawat domestik rata-rata naik 21% dibandingkan awal Juli empat tahun sebelumnya, sedangkan harga tiket pesawat internasional naik 22%, demikian yang dilaporkan oleh Trip.com.
Kabar baik ini juga menyertainya maskapai penerbangan di negara tersebut yang kini kembali mengoperasikan ribuan penerbangan dan mengalami peningkatan nilai saham di pasar. Ketiga maskapai besar China, yaitu Air China Ltd., China Southern Airlines Co., dan China Eastern Airlines Corp., melaporkan keuntungan terbesar dalam lebih dari satu tahun pada hari Senin minggu lalu. Saham mereka juga naik lebih dari 6% di Hong Kong pada hari pertama perdagangan bulan tersebut.
Saham-saham perusahaan perjalanan lainnya juga mengalami kenaikan yang signifikan, termasuk Changbai Mountain Tourism Co. yang naik 10%, dan BTG Hotels Group Co. yang naik 7,3%.
Perjalanan di dalam China menjadi yang paling populer, karena pembatasan perjalanan internasional, pemulihan ekonomi yang lambat, dan tingginya tingkat pengangguran pemuda yang membuat liburan ke luar negeri menjadi tidak memungkinkan. Statistik pariwisata di Asia Tenggara menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan China ke lima negara di kawasan tersebut pada bulan Mei hanya mencapai 14-39% dari tingkat kunjungan pada tahun 2019.
Untuk lalu lintas penumpang udara domestik, Administrasi Penerbangan Sipil China memperkirakan adanya peningkatan sebesar 7% musim panas ini dibandingkan dengan tahun 2019.
China merupakan pasar yang besar bagi industri penerbangan global. Sebelum pandemi Covid-19, China menyumbang 9% dari total permintaan penumpang udara internasional dan 25% dari perjalanan domestik, menurut International Air Transport Association.
Video dan gambar yang beredar di media sosial China sudah menunjukkan situasi bandara yang penuh dengan antrean panjang dan kerumunan di tempat wisata populer seperti Beijing dan Xinjiang di barat laut negara tersebut. Beberapa orang mengeluhkan bahwa kepadatan di bandara tidak kalah dengan stasiun kereta api yang biasanya ramai, sehingga sulit untuk menemukan kursi di gerbang keberangkatan.
Di Xiaohongshu, platform media sosial populer di mana orang berbagi tips seputar mode dan perjalanan, pengguna menyarankan untuk tiba di bandara setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan mengingat tingginya tingkat kesibukan di terminal yang tidak biasa ini. Beberapa orang juga membandingkan pemandangan sibuknya musim panas ini dengan periode perjalanan saat Tahun Baru Imlek di China yang dianggap sebagai migrasi tahunan terbesar manusia di dunia.
(bbn)






















