Kata Pertamina Soal Potensi Beli Minyak Iran Usai AS Cabut Sanksi
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 June 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyatakan terus memantau dinamika geopolitik dan pasar energi global sebagai bahan pertimbangan dalam mengimpor minyak, termasuk dari Iran.
Hal itu diungkapkan menanggapi perkembangan kebijakan Amerika Serikat (AS) yang menangguhkan sanksi terhadap minyak mentah Iran.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan dalam kebijakan pengadaan minyak, perseroan pada prinsipnya selalu mengedepankan sejumlah aspek, termasuk spesifikasi minyak dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi serta ketentuan perdagangan internasional.
“Dalam kebijakan pengadaan minyak pada prinsipnya Pertamina selalu mengedepankan aspek keekonomian, keamanan pasokan, spesifikasi minyak mentah sesuai dengan kebutuhan kilang, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi dan ketentuan perdagangan internasional yang berlaku,” kata Baron ketika dihubungi, Selasa (23/6/2026).
Sekadar informasi, pemerintah AS resmi menerbitkan izin operasional selama 60 hari yang memperbolehkan Iran menjual minyaknya di pasar internasional.

































