Usai KTT Swiss, Iran Tegaskan Hormuz Berada di Bawah Kendalinya
Redaksi
23 June 2026 16:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator utama, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa Selat Hormuz akan berada di bawah pengelolaan Teheran. Media pemerintah setempat melaporkan pernyataan ini pada hari Selasa (23/6), menyusul rangkaian dialog yang bertujuan mengakhiri perang antara AS-Israel melawan Republik Islam tersebut.
Sebelumnya pada hari Senin, pihak mediator mengumumkan bahwa Iran dan AS telah sepakat untuk mengaktifkan jalur komunikasi darurat. Langkah ini diambil guna memastikan rute pelayaran vital dunia tersebut tetap terbuka, sekaligus sebagai upaya mengakhiri pertempuran di Lebanon setelah putaran pertama negosiasi damai di Swiss.
"Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi seperti sebelum perang berkecamuk. Jalur ini akan dikelola langsung oleh Republik Islam Iran, tentunya dengan tetap mematuhi hukum internasional," ujar Ghalibaf setibanya kembali dari meja perundingan, sebagaimana dikutip dari kantor berita IRNA.
Melalui sebuah unggahan video di akun Telegram pribadinya, Ghalibaf memaparkan bahwa rangkaian dialog yang digelar di resor mewah Bürgenstock, Swiss, tersebut telah membuahkan "pencapaian yang positif."
"Dalam pandangan saya, kunjungan ini menghasilkan pencapaian yang baik, khususnya terkait pembahasan status Selat Hormuz, dialog seputar Lebanon, masalah pelonggaran sanksi minyak, hingga perkara pencairan dana negara kami yang dibekukan," jelasnya dalam video tersebut.































