Logo Bloomberg Technoz

Lama Kosong, BP-AKR Kembali Jual BP 92 & Ultimate Diesel

Andrean Kristianto
30 October 2025 16:08

Pengendara mengisi BBM di SPBU BP-AKR, Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pengendara mengisi BBM di SPBU BP-AKR, Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Operator SPBU BP-AKR kembali melayani penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan research octane number (RON) 92 (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Operator SPBU BP-AKR kembali melayani penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan research octane number (RON) 92 (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebelumnya penjualan BBM research octane number (RON) 92 di sejumlah SPBU Swasta termasuk BP-AKR kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebelumnya penjualan BBM research octane number (RON) 92 di sejumlah SPBU Swasta termasuk BP-AKR kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kondisi ini terjadi seiring habisnya kuota impor BBM badan usaha swasta di 2025. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kondisi ini terjadi seiring habisnya kuota impor BBM badan usaha swasta di 2025. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Kementerian ESDM pun tidak memberikan tambahan kuota impor, melainkan mengarahkan badan usaha swasta untuk memasok BBM dari Pertamina.

Kementerian ESDM pun tidak memberikan tambahan kuota impor, melainkan mengarahkan badan usaha swasta untuk memasok BBM dari Pertamina.

Badan usaha swasta menyoroti base fuel Pertamina yang mengandung etanol 3,5 persen. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Badan usaha swasta menyoroti base fuel Pertamina yang mengandung etanol 3,5 persen. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pengendara mengisi BBM di SPBU BP-AKR, Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Operator SPBU BP-AKR kembali melayani penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan research octane number (RON) 92 (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebelumnya penjualan BBM research octane number (RON) 92 di sejumlah SPBU Swasta termasuk BP-AKR kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kondisi ini terjadi seiring habisnya kuota impor BBM badan usaha swasta di 2025. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kementerian ESDM pun tidak memberikan tambahan kuota impor, melainkan mengarahkan badan usaha swasta untuk memasok BBM dari Pertamina.
Badan usaha swasta menyoroti base fuel Pertamina yang mengandung etanol 3,5 persen. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Operator SPBU BP-AKR PT Aneka Petroindo Raya kembali melayani penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan research octane number (RON) 92 untuk pelanggan di seluruh wilayah operasionalnya, termasuk Jabotabek.

“Baru hari ini kita jual lagi BP 92,” ujar salah seorang petugas SPBU-AKR di Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025)

Berdasarkan pantauan Bloomberg Technoz, SPBU-AKR di Simprug melayani dua jenis BBM, yaitu BP 92 dan BP Ultimate Diesel. Harga BP 92 dibanderol Rp12.890, sedangkan BP Ultimate Diesel dijual Rp14.270.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan PT Pertamina (Persero) telah siap memasok BBM dasaran atau base fuel ke operator SPBU swasta akhir bulan ini.

Kendati demikian, Bahlil enggan membeberkan, operator SPBU swasta yang telah meneken kesepakatan ihwal pengadaan BBM dasaran dengan Pertamina.

Bahlil beralasan kesepakatan bisnis itu sepenuhnya menjadi kewenangan Pertamina.

(dre)