Logo Bloomberg Technoz

Jepang Dilanda Panas Ekstrem

News
31 July 2025 21:35

Pejalan kaki berjalan membawa payung saat suhu tinggi di distrik Umeda, Osaka, Jepang, Kamis (31/7/2025). (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Pejalan kaki berjalan membawa payung saat suhu tinggi di distrik Umeda, Osaka, Jepang, Kamis (31/7/2025). (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Badan Meteorologi Jepang awal pekan ini memperingatkan suhu yang sangat tinggi di awal bulan depan. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Badan Meteorologi Jepang awal pekan ini memperingatkan suhu yang sangat tinggi di awal bulan depan. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu di Jepang terus meningkat setiap tahun.  (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu di Jepang terus meningkat setiap tahun. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu di Bulan Juli ini berpotensi melampaui tahun lalu sebagai bulan terpanas sepanjang sejarah. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu di Bulan Juli ini berpotensi melampaui tahun lalu sebagai bulan terpanas sepanjang sejarah. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Jepang telah mengeluarkan beberapa peringatan panas tahun ini dan melindungi pekerja dari suhu ekstrem. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Jepang telah mengeluarkan beberapa peringatan panas tahun ini dan melindungi pekerja dari suhu ekstrem. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu yang sangat tinggi juga diperkirakan akan mendorong kenaikan harga listrik dan konsumsi energi. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Suhu yang sangat tinggi juga diperkirakan akan mendorong kenaikan harga listrik dan konsumsi energi. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Rekor terbaru ini muncul bersamaan dengan peringatan tsunami di beberapa wilayah negara tersebut akibat gempa Rusia. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Rekor terbaru ini muncul bersamaan dengan peringatan tsunami di beberapa wilayah negara tersebut akibat gempa Rusia. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Pejalan kaki berjalan membawa payung saat suhu tinggi di distrik Umeda, Osaka, Jepang, Kamis (31/7/2025). (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Badan Meteorologi Jepang awal pekan ini memperingatkan suhu yang sangat tinggi di awal bulan depan. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Suhu di Jepang terus meningkat setiap tahun.  (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Suhu di Bulan Juli ini berpotensi melampaui tahun lalu sebagai bulan terpanas sepanjang sejarah. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Jepang telah mengeluarkan beberapa peringatan panas tahun ini dan melindungi pekerja dari suhu ekstrem. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Suhu yang sangat tinggi juga diperkirakan akan mendorong kenaikan harga listrik dan konsumsi energi. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)
Rekor terbaru ini muncul bersamaan dengan peringatan tsunami di beberapa wilayah negara tersebut akibat gempa Rusia. (Buddhika Weerasinghe/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kota di Jepang barat mencatat rekor suhu nasional baru. Cuaca panas belakangan meningkatkan risiko heat stroke pada manusia serta menekan jaringan listrik.

Kota Tamba di Prefektur Hyogo mencatatkan suhu tertinggi 41,2 derajat Celsius pada Rabu (30/7/2025) menurut NHK.

Suhu ini melampaui rekor sebelumnya 41,1 derajat di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, pada 2020 dan Kumagaya, Prefektur Saitama, pada 2018.

Badan Meteorologi Jepang awal pekan ini memperingatkan suhu yang tinggi di awal bulan depan. Suhu di Jepang terus meningkat setiap tahun.

Malahan, cuaca panas bulan ini berpotensi melampaui tahun lalu sebagai periode terpanas sepanjang sejarah.

Jepang telah mengeluarkan beberapa peringatan panas tahun ini dan memberlakukan aturan lebih ketat bagi pemberi kerja untuk melindungi mereka dari suhu ekstrem.

Rekor terbaru ini muncul bersamaan dengan peringatan tsunami di beberapa wilayah negara tersebut akibat gempa di Rusia yang menimbulkan kekhawatiran soal evakuasi di tengah cuaca panas.

Media lokal juga memperingatkan warga untuk tetap terhidrasi, terutama jika berlindung di luar ruangan menjauh dari garis pantai.

(bbn)