Logo Bloomberg Technoz

Ujian BI Kala Amerika & Eropa Sibuk Naikkan Bunga

News
01 August 2023 15:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepercayaan diri Bank Indonesia mengakhiri periode pengetatan moneter masih akan diuji di tengah-tengah agresivitas bank sentral negara-negara maju yang masih belum sepenuhnya memenangkan perang melawan inflasi.

Bank sentral Amerika Serikat mengerek bunga acuan 25 bps ke posisi 5,5%. Bank sentral Eropa juga mengambil langkah yang sama, menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75%. Sedangkan, Bank of Japan menaikkan batas rentang imbal hasil obligasi Jepang serta menaikkan proyeksi inflasi menjadi 3,2%. 

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan inflasi IHK global akan turun dari 8,7% tahun 2022 menjadi 6,8% pada 2023 dan 5,2% pada 2024. Walau terjadi penurunan, tingkat inflasi itu masih lebih tinggi dibandingkan era sebelum pandemi di kisaran 3,5%.

Bagaimana Indonesia?

Simak selengkapnya: Ujian BI Kala Amerika & Eropa Masih Sibuk Naikkan Bunga

(bbn)