Logo Bloomberg Technoz

Strategi FamilyMart Indonesia Hadapi Persaingan Ketat Ritel

Redaksi
22 August 2025 11:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri convenience store di Indonesia kian ketat dengan lebih dari 40 ribu gerai yang beroperasi. Namun, FamilyMart justru mampu mencatat pertumbuhan pesat sejak hadir pada 2012. Dari hanya 11 outlet, kini jaringan asal Jepang ini telah berkembang menjadi lebih dari 455 gerai di bawah kepemimpinan Wirry Tjandra, CEO PT Fajar Mitra Indah, pengelola FamilyMart Indonesia..

Dalam Special Interview bersama Bloomberg Technoz, Wiri menegaskan bahwa kunci keberhasilan FamilyMart ada pada diferensiasi. “Retail is detail. Konsumenlah yang mengajarkan kita apa yang mereka mau,” ujarnya. Produk yang dijual pun dilokalisasi sesuai selera Indonesia, mulai dari gorengan hingga kopi yang disajikan barista, bukan mesin otomatis.

Inovasi juga menjadi faktor penting. FamilyMart menghadirkan robot barista pertama di Indonesia, hingga meluncurkan aplikasi Famigo yang memungkinkan konsumen membeli makanan dan minuman tanpa antre. Strategi digital ini diperkuat dengan konsep drive-thru unik yang tidak hanya menjual minuman, tetapi juga kebutuhan rumah tangga.

Tak hanya berfokus pada profit, FamilyMart turut memberdayakan UMKM lokal dan karyawan dari daerah sekitar setiap gerai. Saat pandemi, perusahaan bahkan menjual hand sanitizer dengan harga normal demi membantu masyarakat. “Profit penting, tapi keberlangsungan masyarakat jauh lebih penting,” tegas Wiri.

Ke depan, FamilyMart menargetkan 500 gerai pada akhir 2025, dengan ambisi menjadi convenience store nomor satu di Indonesia dalam lima tahun mendatang. Simak wawancara lengkapnya bersama Maria Sarjana dan Wirry Tjandra hanya di Special Interview Bloomberg Technoz.

(red)