Logo Bloomberg Technoz

Manuver penghentian ekspor timah itu ikut didorong potensi hilirisasi logam tanah jarang atau rare earth (RRE) yang belakangan menjadi perhatian pemerintah.

Adapun, LTJ terkandung dalam salah satu mineral ikutan timah, yakni monasit yang terdiri dari unsur dominan seperti cerium, lanthanum, neodymium, yttrium, dan praseodimium.

LTJ juga mengandung thorium yang dapat diolah menjadi sumber energi untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Menurut Bahlil, keputusan pelarangan ekspor tersebut dilakukan karena logam tanah jarang merupakan komoditas strategis yang harus dikuasai oleh negara.

Dia juga mendorong beberapa wilayah yang belum memiliki izin usaha pertambangan (IUP) akan diprioritaskan untuk dimanfaatkan oleh negara, melalui badan usaha milik negara (BUMN).

“Sekarang kita lagi persiapkan supaya ini benar-benar menjadi komoditas unggulan baru yang bisa memberikan manfaat bagi pendapatan negara,” kata Bahlil, Jumat (26/9/2025).

(naw)

No more pages