Logo Bloomberg Technoz

Inggris Kucurkan US$5 Miliar untuk Kapal Pertahanan & Nelayan RI

Pramesti Regita Cindy
02 February 2026 19:00

Anindya Bakrie. (Dok: Kadin Indonesia)
Anindya Bakrie. (Dok: Kadin Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan Inggris menggelontorkan skema pembiayaan senilai 4 miliar Poundsterling atau sekitar US$5 miliar untuk mendukung industri perkapalan Indonesia, dengan skema utama produksi kapal dilakukan di dalam negeri.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menjelaskan, pembiayaan tersebut nantinya akan dibagi secara proporsional. 

Sekitar separuh dialokasikan untuk industri pertahanan, dengan desain kapal berasal dari Inggris, namun proses pembangunan dan produksinya dilakukan di Indonesia. Skema kredit sepenuhnya disediakan oleh pihak Inggris, mengingat biaya pembangunan kapal yang tergolong besar.


"Desain kapalnya dari Inggris, tapi buatnya di Indonesia. Kreditnya dari Inggris. Karena kan satu kapal itu kan juga nggak murah. Dan ini untuk memenuhi pesanan bukan hanya dalam negeri, itu luar negeri," kata Anin ketika ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Senin (2/2/2026). 

Selain sektor pertahanan, skema pembiayaan tersebut juga mencakup pembangunan sekitar 1.600 kapal nelayan. Program ini dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat armada perikanan nasional dan mendapat respons positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).