Logo Bloomberg Technoz

Di tengah ketidakpastian global dan domestik, pelaku pasar masih dominan menerapkan strategi trading jangka pendek.

“Saat ini IHSG diperkirakan bergerak terbatas dalam rentang 8.150-8.300, dengan risiko profit taking masih cukup tinggi menjelang libur panjang,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Investor juga masih akan bersikap wait and see menantikan respons lanjutan pemerintah terkait penurunan outlook rating oleh Moody’s serta perkembangan isu MSCI. 

Dari global, perhatian pasar akan tertuju pada rilis inflasi AS periode Januari, yang diperkirakan melambat ke 2,5% YoY. Data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi arah kebijakan The Fed, terutama setelah rilis data ketenagakerjaan yang lebih baik dari prediksi.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BKSL, ENRG, dan PSAB.

Mengutip Phintraco Sekuritas, secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA–5 dan MA–200 meskipun tidak berhasil bertahan di atas level 8.300. Histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI berlanjut bergerak menguat di area pivot.

“Diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak melemah dan menguji level 8.150-8.200,” sebut riset Phintraco.

Perhatian juga tertuju terhadap Presiden Prabowo Subianto yang berencana menyelenggarakan sarasehan ekonomi untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi perekonomian nasional dan respons pemerintah terhadap berbagai perkembangan global. Pemerintah berharap pertemuan tersebut akan menjawab keresahan terkait keputusan Moody's yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. 

Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SMGR, ASII, INTP, PGEO, dan SMDR.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya Bursa Wall Street, berlanjutnya aksi jual investor asing dalam jumlah yang cukup besar, dan turunnya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 8.175-8.085 dan resistance 8.355-8.445,” tulis CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TINS, TLKM, PGEO, ADRO, UNVR, dan ASII.

Panin Sekuritas juga memproyeksikan IHSG berpotensi akan melemah, disebabkan oleh sentimen negatif indeks global, tren keluarnya dana asing, serta melemahnya harga komoditas. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EMAS, SSMS, dan ASII.

“Jika IHSG bergerak di bawah MA5 di 8.195, maka berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 7.805- 7.910.” sebut riset Panin Sekuritas.

(fad)

No more pages