Logo Bloomberg Technoz

“Kami menyediakan konteks agar perusahaan tercatat bisa berdiskusi dengan kami mengenai timing yang disesuaikan dengan kondisi pasar, supaya penambahan free float tetap menjaga keseimbangan supply dan demand,” ujar dia di Jakarta, dikutip Jumat (13/2/2026).

Dari sisi permintaan, Jeffrey menilai daya serap pasar cukup kuat. Jumlah investor ritel telah mencapai 21 juta dengan tambahan 1,3 juta investor baru sejak awal tahun.

Sepanjang 2026, rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp32 triliun, dengan kontribusi ritel sekitar 52% atau Rp16 triliun per hari. Investor asing berkontribusi sekitar 30%, sementara sisanya berasal dari institusi domestik.

Selain reformasi struktur kepemilikan, BEI juga menekankan pendekatan quality over quantity untuk pencatatan saham perdana (IPO). Dalam aturan pencatatan yang tengah difinalisasi, persyaratan bagi calon emiten diperketat guna meningkatkan kualitas perusahaan yang melantai di bursa.

Direksi dan Dewan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kabarnya menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai penjabat Direktur Utama BEI. Dok: BEI

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia, David Sutyanto, menilai pelemahan pasar belakangan lebih dipicu isu regulasi dan kepercayaan, bukan faktor fundamental ekonomi.

Menurutnya, hasil kajian asosiasi menunjukkan tidak ada gangguan besar pada fundamental perekonomian. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5,2%–5,3% tahun ini.

Dari sisi valuasi, saat IHSG berada di bawah level 7.000, price to earnings ratio (PER) tercatat di kisaran 15–16 kali dan price to book value (PBV) sekitar 2x , lebih rendah dibanding sejumlah bursa global yang berada pada PER 30–50 kali dan PBV 3-5x.

“Secara fundamental, market kita sudah cukup murah. Kalau komunikasi dan reformasi berjalan baik, seharusnya ada ruang rebound yang signifikan,” kata David.

Ia menambahkan, sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penting menjaga momentum pertumbuhan, terutama setelah kuartal pertama yang biasanya terdorong faktor musiman.

(wep)

No more pages