Logo Bloomberg Technoz

Berikut cara melindungi diri dari upaya phishing atau salah satu kejahatan siber berupa tindakan penipuan yang dilakukan oknum untuk memperoleh informasi pribadi. 

Pertama, jika Anda menerima surat elektronik atau e-mail atau pesan dari seseorang dengan nama yang familiar atau aplikasi media sosial (medsos), atau bahkan lembaga pemerintah, bacalah dengan saksama.

Penjahat siber menggunakan rasa takut dan menyuruh Anda mengklik tautan alamat situs web atau URL (uniform resource locator) atau format PDF untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Jangan menekan tautan atau link apa pun atau mengunduh file apa pun. Pemerintah, perusahaan teknologi, atau bank tak meminta warga untuk membagikan detail pribadi sampai keuangan mereka lewat aplikasi pesan instan.

Kedua, jangan pernah install file Android package kit (APK) atau aplikasi apa pun dari toko aplikasi pihak ketiga atau link yang dipasarkan di platform medsos. Selalu unduh aplikasi dari Google Play, Apple App Store, atau Microsoft Windows Store.

Ketiga, jangan pernah membagikan detail akun online seperti ID Gmail, ID pelanggan bank, dan kata sandi atau password di aplikasi pesan instan atau e-mail kepada siapa pun, atau mengetik detail pada formulir online di situs web yang diterbitkan oleh perusahaan yang tak dikenal.

Keempat, selalu perbarui smartphone dan komputer Anda ke versi terbaru untuk melindungi diri dari ancaman siber baru yang muncul.

Kelima, sebaiknya Anda memasang aplikasi antivirus dari penerbit ternama di perangkat Anda. Sesudah terpasang, pastikan untuk mengaktifkan fitur penjelajahan aman.

(wep)

No more pages