Peternakan Ayam Danantara Rp20 T, Janji 1,46 Juta Lapangan Kerja
Sultan Ibnu Affan
09 February 2026 14:28

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mulai melakukan groundbreaking program pengembangan hilirisasi peternakan ayam terintegrasi Fase I di enam titik wilayah Indonesia pada Jumat pekan lalu.
Pemerintah memproyeksikan tambahan produksi sebesar 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur per tahun. Program itu juga diperkirakan menciptakan sekitar 1,46 juta lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan bruto peternak hingga Rp81,5 triliun/tahun. Dari sisi sosial, pasokan protein tersebut diharapkan menopang kebutuhan sekitar 82,9 juta penerima manfaat MBG sekaligus berkontribusi menurunkan angka stunting dan kemiskinan.
Pada tahap awal, pengembangan dilakukan di enam lokasi, yaitu Jawa Timur (Malang), Sulawesi Selatan (Bone), Gorontalo (Gorontalo Utara), Kalimantan Timur (Paser), Nusa Tenggara Barat (Sumbawa), dan Lampung (Lampung Selatan). Secara keseluruhan, pengembangan akan dilakukan sebanyak 30 titik.
"Hilirisasi ayam terintegrasi ini merupakan inisiatif langsung Menteri Pertanian [Andi Amran Sulaiman] sebagai langkah strategis negara untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat,” ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda dalam siaran resminya, dikutip Senin (9/2/2026.
Agung mengatakan, program ini menjadi bagian dari langkah antisipatif negara untuk memastikan ketersediaan pasokan daging ayam dan telur yang aman, berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat, seiring meningkatnya kebutuhan nasional, khususnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).































