Logo Bloomberg Technoz

Australia Kenakan Tarif 10% pada Rangka Plafon Baja China

News
09 February 2026 13:20

Ilustrasi bendera Australia. (Brendon Thorne/Bloomberg)
Ilustrasi bendera Australia. (Brendon Thorne/Bloomberg)

Paul-Alain Hunt - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Australia resmi memberlakukan tarif sebesar 10% terhadap impor rangka plafon baja asal China. Keputusan ini diambil menyusul hasil investigasi mendalam yang dilakukan oleh Komisi Anti-Dumping Australia.

Lembaga tersebut melakukan penilaian terhadap klaim dari para produsen domestik mengenai praktik dumping oleh perusahaan-perusahaan China dan menemukan bukti kuat yang mengonfirmasi praktik perdagangan tidak sehat tersebut. Menteri Industri dan Inovasi, Tim Ayres, kemudian menetapkan tarif tersebut sembari memberikan peringatan keras terhadap praktik perdagangan yang tidak adil.


“Kemakmuran Australia sangat bergantung pada perdagangan yang terbuka dan berbasis aturan,” ujar Ayres dalam pernyataan tertulisnya pada Senin (9/2). “Setiap tindakan pemulihan perdagangan yang dihasilkan didasarkan pada investigasi yang ketat dan berbasis bukti oleh Komisi, serta sepenuhnya konsisten dengan kewajiban Australia di bawah perjanjian dagangnya.”

Langkah ini berisiko meningkatkan tensi dagang dengan China, yang merupakan pasar utama bagi ekspor bijih besi raksasa milik Australia. Ekspor komoditas bahan baku baja tersebut diperkirakan bernilai sekitar A$114 miliar untuk tahun fiskal hingga Juni mendatang. Di sisi lain, pembeli bijih besi yang didukung pemerintah Beijing telah berupaya memperketat kendali atas pasar, sebuah langkah yang diprediksi dapat menekan kekuatan penetapan harga bagi para penambang dan pedagang.